![]() |
| Gambar: Presiden Soeharto |
Nama Lengkap : Soeharto
Tempat Lahir : Kemusuk | Yogyakarta
Tanggal Lahir : Rabu, 8 Juni 1921
Zodiac : Gemini
Istri : Fatimah Siti Hartinah Soeharto (Ibu Tien Soharto)
Anak:
- Hutomo Mandala Putra (Tommy Suharto),
- Siti Hediati Hariyadi,
- Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut),
- Bambang Trihadmodjo,
- Sigit Harjojudanto,
- Siti Hutami Endang Adiningsih.
Soeharto wafat pada pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008. Dia meninggal dalam usia 87 tahun setelah dirawat selama 24 hari, sejak 4 sampai 27 Januari 2008 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta. Berita wafatnya Soeharto pertama kali diinformasikan Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol. Dicky Sonandi, di Jakarta. Kemudian secara resmi Tim Dokter Kepresidenan menyampaikan siaran pers tentang wafatnya Pak Harto tepat pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008 di RSPP Jakarta akibat kegagalan multi organ.
PENDIDIKAN:
SD Pedes Yogyakarta
SMP Muhammadiyah di Yogyakarta
Sekolah militer di Gombong
SMP Muhammadiyah di Yogyakarta
Sekolah militer di Gombong
KARIR:
Anggota TNI
Komandan Brigade Garuda Mataram
Komandan Resimen Infenteri 15 dengan pangkat letnan kolonel
Panglima Korps Tentara I Caduad (Cadangan Umum AD)
Panglima Komando Mandala Pembebasan Irian Barat
Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
Panglima Kopkamtib
Mayor Jendral
1966 - 1998 Presiden Kedua RI
Anggota TNI
Komandan Brigade Garuda Mataram
Komandan Resimen Infenteri 15 dengan pangkat letnan kolonel
Panglima Korps Tentara I Caduad (Cadangan Umum AD)
Panglima Komando Mandala Pembebasan Irian Barat
Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
Panglima Kopkamtib
Mayor Jendral
1966 - 1998 Presiden Kedua RI
PENGHARGAAN:
Bapak Pembangunan Nasional
Bintang Mahakarya Gotong Royong dari Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong
Bapak Pembangunan Nasional
Bintang Mahakarya Gotong Royong dari Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong
Berikut ini adalah kelebihan-kelebihan pada masa Orba:
![]() |
| KB Orba |
![]() |
| Orang Tua Asuh |
| Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) |
![]() |
| Swasembada Pangan |
- Perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai lebih dari AS$1.565
- Sukses program transmigrasi
- Sukses program Keluarga Berencana (KB)
- Sukses memerangi buta huruf
- Sukses swasembada pangan
- Menekan angka pengangguran
- Sukses REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun)
- Sukses Gerakan Wajib Belajar
- Sukses Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh
- Stabilitas keamanan dalam negeri
- Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia
- Sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri.
Padahal responden itu antara lain berusia 17 tahun yang tidak mengalami hidup di era Orde Baru ketika Soeharto berjaya atau memulai kekuasaannya.
Sumber:
inilah.com
facebook.com
obrolanakring.blogspot.com




Tidak ada komentar:
Posting Komentar